Our Scooter Fino


Back in 2012, kita berdua ke mana-mana dianter sama scooter manis Fino ini. Bayangin ini: cewe-cewe Jakarta tinggal di Bali, living up the island life riding on a vintage scooter.. It sounds just so magical. Lots of memories selama hampir dua tahun jalan-jalan sama si Fino (jaman itu belum ada ojek online), sampe akhirnya harus dijual karena gue balik ke Jakarta (well, BSD sih, tp anggep aja Jakarta.)

It was sad, of course, but it must be done. Karena nggak bakal kepake juga si Fino di BSD kan (bukan karena sombong di Jakarta ga mau naik motor, tapi karena nggak berani..)

Anyway, si Fino gue jual ke temen, yang ternyata nggak lama ngejual lagi ke temennya. Sebenernya waktu balik ke Bali akhir 2015 gue pengen banget beli balik si Fino, since Yamaha nggak ngeluarin versi yang lebih cantik. So yaudah dipasrahin karena udah nggak bisa di-trace pindah tangan ke siapa.

But at that one fateful night, gue papasan dong sama si Fino. I was on a rented bike dan si Fino dikendarai cewe bule. Seneng banget liatnya, walau agak miris liat doi udah ditempelin stiker ala anak surf di sana-sini dan dipasangin bagasi di belakang. Still, it was a happy reunion for me. Dan akhirnya bisa ngerelain si Fino berbahagia dengan pemiliknya sekarang. *lebay gak sih gue?

Ini dia nih penampakan si Fino Classic yang setia nemenin kita jalan-jalan keliling Bali. Udah sampe Uluwatu dan Ubud loh, walau belum berani bawa ke Amed. Yang penting we traveled by this bike and those were some of our best moments!



Thanks for all the fun, Fino! We miss you so much!

Popular Posts